Akibat Limbah PT.TPL, Warga Tobasa Menderita Gatal-gatal

Menurut Metro-TV, masyarakat setempat sudah mengajukan protes dan tuntutan ganti rugi kepada PT.TPL. Mereka mendesak perusahaan yang semula bernama PT Indorayon itu memberikan biaya pengobatan, minimum satu juta rupiah per triwulan per kepala. Masyarakat sudah bertekad akan menggugat TPL secara hukum, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

PADA saat PT.Toba Pulp Lestari sedang gencar-gencarnya berdandan, demi mengubah citranya sebagai biang kerok pencemaran lingkungan dan penghancuran hutan di Tapanuli, tiba-tiba muncul berita yang membuktikan bahwa kehadiran perusahaan pulp itu merupakan bencana bagi masyarakat setempat.

Berita itu disiarkan oleh Metro-TV semalam (12/8). Isinya : penduduk di sekitar tempat pembuangan limbah PT.TPL diserang gatal-gatal dan aneka penyakit kulit. Gambar close-up memperlihatkan dengan jelas kulit tangan, kaki, dan punggung beberapa penduduk yang melepuh dan bernanah. Diperlihatkan pula gambar seorang bayi yang sedang digendong : kulit kepalanya dipenuhi bercak-bercak bernanah dan membengkak, sehingga rambutnya rontok di sana-sini.

Siapa saja yang menyaksikan penderitaan warga–seperti yang terlihat pada gambar di layar Metro-TV; pasti akan merasa miris, prihatin, dan geram. Terkecuali tentunya para pegawai dan antek-antek PT.TPL, yang selalu siap menyangkal dan berbohong, demi menutupi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan perusahaan tersebut.

Menurut Metro-TV, masyarakat setempat sudah mengajukan protes dan tuntutan ganti rugi kepada PT.TPL. Mereka mendesak perusahaan yang semula bernama PT Indorayon itu memberikan biaya pengobatan, minimum satu juta rupiah per triwulan per kepala. Masyarakat sudah bertekad akan menggugat TPL secara hukum, apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Menanggapi tuduhan warga bahwa wabah penyakit kulit yang menyerang mereka bersumber dari tempat pembuangan limbah PT.TPL, seperti yang sudah-sudah perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Sukanto Tanoto ini menyangkal.

Mereka juga menolak tuntutan ganti rugi yang diajukan warga. Perusahaan ini hanya bersedia memberikan pengobatan gratis bagi penduduk di sekitar tempat pembuangan limbah, dengan cara mendatangkan dokter.

Penulis : Raja Huta
Sumber : Tobadreams

This entry was posted in Citizen Journalism, Siruar - Porsea and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Akibat Limbah PT.TPL, Warga Tobasa Menderita Gatal-gatal

  1. selamat panjaitan says:

    Benar itu, lanjutkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s